KARAWANG, JEJAK HUKUM – Suasana Hari Raya Imlek 2577 yang jatuh pada Selasa (17/02/2026) terasa berbeda di kawasan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang. Jika biasanya kemeriahan terasa di berbagai sudut, tidak demikian halnya dengan situasi di Tapekong (Klenteng) Bio Kongco Shia Djin Kong.
Klenteng yang beralamat di Jalan Raya Rengasdengklok-Batujaya No.60, Cikangkung Timur, Rengasdengklok Utara ini justru terlihat lebih hening dari biasanya. Menurut penuturan Bapak Jamil selaku penjaga klenteng, ketenangan ini disebabkan oleh berangkatnya Grup Barongsai Golden Kilin yang selama ini menjadi pengisi kemeriahan perayaan.
"Grup Barongsai Golden Kilin sedang ada tugas pentas ke Bandung. Karena itu, untuk perayaan Imlek tahun ini, memang tidak ada kemeriahan atau atraksi barongsai di sini. Kami hanya fokus melayani pengunjung yang ingin bersembahyang," ujar Bapak Jamil saat ditemui tim liputan JKH, Selasa siang.
Meski tanpa kemeriahan, pihak pengelola tetap memberikan pelayanan maksimal kepada umat yang ingin beribadah. Manajemen klenteng memberlakukan jam operasional khusus selama 24 penuh. Kebijakan buka non-stop ini berlaku selama dua hari, terhitung sejak sehari sebelum Imlek (kemarin) hingga hari ini.
"Untuk hari biasa, klenteng buka dari jam 06.00 pagi sampai 19.00 WIB. Namun khusus menyambut Tahun Kuda Api 2577 ini, kami buka 24 jam selama dua hari agar umat yang ingin sembahyang bisa datang kapan saja," tambahnya.
Suasana khidmat tetap terasa di area klenteng. Beberapa warga Tionghoa dan umat Buddha setempat tampak datang silih berganti untuk berdoa dan memohon berkah di altar utama Bio Kongco Shia Djin Kong.
Di tengah kesederhanaan perayaan tahun ini, Bapak Jamil mewakili pengelola klenteng menyampaikan ucapan tahun baru kepada seluruh masyarakat yang merayakannya.
"Saya mewakili pengurus Tapekong mengucapkan Gong Xi Fa Cai kepada semuanya yang merayakan. Semoga kita semua mendapat keberkahan dan kebahagiaan di tahun Kuda Api ini. Apapun niat dan cita-cita kita, semoga semuanya tercapai," tutupnya penuh harap.
Tak lupa, pihak pengelola juga menyampaikan apresiasi kepada awak media. "Terima kasih banyak kepada tim liputan JKH yang sudah berkenan berkunjung dan meliput keadaan kami di sini," pungkas Bapak Jamil. (Eds)




