• Jelajahi

    AlekSafriGROUP © JEJAK HUKUM
    Best Viral Premium Blogger Templates
    TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG MEDIA ONLINE MATAZAHWA

    JEJAK HUKUM

    Selamat Berkunjung - Media Online - JEJAKHUKUM.COM - Akurat ,Tegas Dan Terpercaya

    Jelang Libur Panjang Maret 2026, Polri Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Skala Besar

    Minggu, 15 Maret 2026, Maret 15, 2026 WIB Last Updated 2026-03-14T20:17:28Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    JAKARTA, JEJAK HUKUM – Menyambut rangkaian libur panjang Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah pada Maret 2026, Kepolisian RI bersama Kementerian Perhubungan dan Jasa Marga resmi memberlakukan sejumlah rekayasa lalu lintas skala besar di ruas tol utama. Kebijakan ini mencakup penerapan sistem satu arah (one way), lajur pasang surut (contra flow), serta aturan ganjil-genap untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan saat arus mudik dan balik.


    Rekayasa lalu lintas ini akan berlangsung secara bertahap mulai Selasa, 17 Maret 2026, hingga Minggu, 29 Maret 2026, menyasar titik-titik raya kepadatan seperti Tol Jakarta–Cikampek, Tol Semarang–Solo, Tol Tangerang–Merak, dan Tol Jagorawi.


    1. Sistem Satu Arah (One Way) di Tol Trans-Jawa

    Arus Mudik:

    Sistem satu arah dari arah Jakarta menuju Timur akan diterapkan di dua ruas tol utama.

    · Ruas: Tol Jakarta–Cikampek KM 47 sampai KM 70 dan Tol Semarang–Solo KM 421.

    · Waktu: Dimulai pada Selasa, 17 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga Jumat, 20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.


    Arus Balik:

    Untuk pengendara yang kembali ke Jakarta, sistem satu arah akan diberlakukan dengan arah sebaliknya.


    · Ruas: Tol Semarang–Solo KM 421 hingga Tol Jakarta–Cikampek KM 70.

    · Waktu: Diberlakukan mulai Senin, 23 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.


    2. Sistem Contra Flow di Tol Jakarta–Cikampek dan Jagorawi

    Selain one way, sistem contra flow atau lajur lawan arah juga akan difungsikan secara dinamis.


    Arus Mudik – Tol Jakarta–Cikampek (KM 47 Karawang Barat – KM 70 Cikampek):


    · Periode 1: 17 Maret 2026 pukul 14.00 WIB – 20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.

    · Periode 2: 21 Maret 2026 pukul 12.00–20.00 WIB & 22 Maret 2026 pukul 09.00–18.00 WIB.


    Arus Balik – Tol Jakarta–Cikampek (KM 70 – KM 47):


    · Periode: 23 Maret 2026 pukul 14.00 WIB – 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.


    Tol Jagorawi (KM 21 Gunung Putri – KM 8 Cipayung):


    · Periode: Diberlakukan khusus pada 24 Maret 2026 pukul 14.00–19.00 WIB dan 29 Maret 2026 pukul 14.00–19.00 WIB.


    3. Aturan Ganjil-Genap Diperluas

    Sistem ganjil-genap berdasarkan nomor plat kendaraan juga kembali diberlakukan.

    Arus Mudik:

    · Ruas: Tol Jakarta–Cikampek KM 47 – Tol Semarang–Batang KM 414 dan Tol Tangerang–Merak KM 31 – KM 98.

    · Waktu: 17 Maret 2026 pukul 14.00 WIB hingga 20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.


    Arus Balik:

    · Ruas: Tol Semarang–Batang KM 414 – Tol Jakarta–Cikampek KM 47 dan Tol Tangerang–Merak KM 98 – KM 31.

    · Waktu: 23 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.


    Kendaraan yang Dikecualikan:

    Aturan ganjil-genap tidak berlaku bagi mobil pemadam kebakaran, ambulans, angkutan umum berpelat kuning, serta kendaraan penyandang disabilitas yang dilengkapi tanda khusus.


    Libur Nasional dan Cuti Bersama

    Berdasarkan SKB Tiga Menteri, puncak arus mudik tahun ini diprediksi terjadi pada akhir pekan ini seiring dengan daftar hari libur nasional dan cuti bersama sebagai berikut:

    · Rabu, 18 Maret 2026: Cuti Bersama Hari Suci Nyepi

    · Kamis, 19 Maret 2026: Libur Nasional Hari Suci Nyepi

    · Jumat, 21 Maret 2026: Cuti Bersama Idul Fitri 1447 H

    · Sabtu, 21 Maret 2026: Libur Nasional Idul Fitri 1447 H

    · Minggu, 22 Maret 2026: Libur Nasional Idul Fitri 1447 H

    · Senin, 23 Maret 2026: Cuti Bersama Idul Fitri

    · Selasa, 24 Maret 2026: Cuti Bersama Idul Fitri


    Kebijakan WFA bagi ASN

    Untuk mengurai kepadatan, pemerintah juga telah mengeluarkan Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 2 Tahun 2026 yang mengizinkan Aparatur Sipil Negara (ASN) bekerja secara fleksibel (Work From Anywhere/WFA). Kebijakan ini berlaku selama lima hari, yaitu pada 16–17 Maret 2026 (sebelum Nyepi) dan 25–27 Maret 2026 (setelah Idul Fitri).


    Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta memastikan kondisi kendaraan prima sebelum melakukan perjalanan jauh. (Red)


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Terimakasih Telah Berkunjung Di JEJAK HUKUM - Akurat Tegas Dan Terpercaya

    Terimakasih Telah Berkunjung Di JEJAK HUKUM - Akurat Tegas Dan Terpercaya ?&max-results=10'>+