JAKARTA, JEJAK HUKUM – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, mengungkapkan sikap tegas Presiden Prabowo Subianto terkait keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP), dewan perdamaian bentukan Presiden AS Donald Trump. Menurut JK, Indonesia siap keluar dari forum tersebut jika arah kebijakannya tidak sejalan dengan kepentingan dan prinsip bangsa.
"Seperti kita tahu, Presiden sudah mengatakan, 'kalau tidak sesuai dengan tujuannya, Indonesia mau keluar'. Ya kita pegang saja itu," ujar JK di kediamannya, Jakarta Selatan, Kamis (12/3/2026) malam.
Meski demikian, JK mengingatkan perlunya mempertimbangkan dinamika dengan AS, termasuk potensi tarif yang sempat diancamkan Trump. Namun, ia menegaskan BoP sejatinya untuk perdamaian, bukan perang. "Selama dia berpikir Peace, bukan War, niat baiknya ada," imbuhnya.
Sikap serupa disampaikan Menlu Sugiono dan Sekjen MUI Cholil Nafis. Pemerintah menegaskan partisipasi Indonesia di forum internasional akan selalu diukur dari komitmennya terhadap perdamaian, khususnya kemerdekaan dan kedaulatan Palestina. (Red)

