• Jelajahi

    AlekSafriGROUP © JEJAK HUKUM
    Best Viral Premium Blogger Templates
    TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG MEDIA ONLINE MATAZAHWA

    JEJAK HUKUM

    Selamat Berkunjung - Media Online - JEJAKHUKUM.COM - Akurat ,Tegas Dan Terpercaya

    Investigasi Media Asing Ungkap Jejak Rudal AS di Balik Tewasnya 168 Siswa Iran

    Jumat, 13 Maret 2026, Maret 13, 2026 WIB Last Updated 2026-03-12T20:08:18Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    IRAN SELATAN, JEJAK HUKUM – Iran merilis foto-foto para siswa yang tewas setelah sekolah mereka dihantam rudal. Serangan yang terjadi pada Sabtu (28/2/2026) itu menghantam Sekolah Dasar Shajareh Tayyiba di kota Minab, Iran Selatan.


    Tragedi ini menewaskan sedikitnya 168 anak dan 14 guru, menurut laporan media pemerintah Iran. Pada Minggu (8/3/2026), media setempat, Tehran Times, menerbitkan foto-foto para korban anak-anak yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.


    Bersamaan dengan publikasi foto itu, Tehran Times menyampaikan pesan tegas yang ditujukan kepada Presiden AS Donald Trump, yang dituding sebagai dalang di balik serangan. "Trump, Look Them in the Eyes (Trump, Tatap Mata Mereka)," bunyi pesan tersebut, yang ditulis besar di atas puluhan foto korban.



    AS Bantah, Tuding Iran sebagai Dalang

    Mengutip laporan elpais.com, sejauh ini Presiden Donald Trump membantah keras keterlibatan Amerika Serikat dalam pemboman sekolah dasar di Minab. Trump justru balik menuding Iran sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kejadian ini.


    Melalui Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, Washington menyatakan bahwa satu-satunya pihak yang menargetkan warga sipil adalah Iran sendiri. “Satu-satunya pihak yang menargetkan warga sipil adalah Iran,” ujar Hegseth.


    Media Internasional Soroti Keterlibatan AS

    Namun, sejumlah media internasional justru mengarahkan tuduhan kepada Amerika Serikat. CNN, dalam siaran investigasinya, menyebut bahwa AS adalah pihak yang bertanggung jawab atas tewasnya lebih dari seratus siswa tak berdosa. CNN mengklaim telah memverifikasi bahwa kerusakan signifikan di SD Minab sesuai dengan karakteristik amunisi milik AS yang dijatuhkan di Iran.


    The New York Times juga mengindikasikan bahwa militer AS-lah yang menyerang sekolah tersebut. Hal serupa diungkap media non-AS, Al Jazeera, yang menyebut pemboman di Minab sebagai 'bukti potensial kejahatan perang yang dilakukan Israel dan AS'.


    Rudal Diduga Salah Sasaran

    Sumber yang mengetahui hasil awal penyelidikan militer AS mengungkapkan bahwa rudal yang menghantam sekolah sebenarnya ditujukan untuk menyerang fasilitas militer Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang berada di dekatnya. Namun, kesalahan koordinat target diduga menjadi penyebab rudal menghantam gedung sekolah yang sedang dipenuhi murid pada pagi hari.


    Penyelidikan awal menemukan bahwa Komando Pusat Amerika Serikat (US Central Command) menggunakan data koordinat lama yang disediakan oleh Badan Intelijen Pertahanan AS (Defense Intelligence Agency/DIA). Informasi yang tidak diperbarui ini diduga masih mencatat bangunan sekolah sebagai bagian dari kompleks militer Iran.


    “Serangan itu kemungkinan besar terjadi karena data penargetan yang sudah usang,” kata salah satu sumber yang mengetahui hasil awal penyelidikan.


    Analisis Citra dan Bukti di Lapangan

    Berdasarkan analisis citra satelit, bangunan sekolah memang pernah menjadi bagian dari kompleks pangkalan militer IRGC. Foto satelit tahun 2013 menunjukkan sekolah dan pangkalan berada dalam satu area. Namun, citra tahun 2016 memperlihatkan adanya pagar pemisah antara sekolah dan fasilitas militer, serta pintu masuk khusus untuk sekolah. Citra satelit terbaru pada Desember 2025 bahkan menunjukkan aktivitas puluhan orang di halaman sekolah yang tengah bermain, menandakan lokasi tersebut telah berfungsi sebagai fasilitas pendidikan sipil dalam beberapa tahun terakhir.


    Temuan ini memperkuat bukti awal bahwa serangan berasal dari militer AS. Analisis video yang terverifikasi menunjukkan sebuah rudal yang diyakini sebagai Tomahawk Land Attack Missile menghantam area pangkalan IRGC di Minab pada hari yang sama. Dalam rekaman dari lokasi konstruksi di dekat area tersebut, terlihat rudal menghantam pangkalan militer. Beberapa detik kemudian, kamera yang bergerak ke kanan merekam kepulan asap besar dari arah SD Shajareh Tayyiba.


    Selain video, puing-puing rudal yang ditemukan di lokasi juga memperkuat dugaan keterlibatan AS. Foto fragmen rudal yang disiarkan televisi pemerintah Iran menunjukkan bagian yang oleh para analis dinilai konsisten dengan rudal jelajah Tomahawk buatan Amerika. (Red)


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Terimakasih Telah Berkunjung Di JEJAK HUKUM - Akurat Tegas Dan Terpercaya

    Terimakasih Telah Berkunjung Di JEJAK HUKUM - Akurat Tegas Dan Terpercaya ?&max-results=10'>+