KARAWANG, JEJAK HUKUM – Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, meminta PT PLN (Persero) memprioritaskan pasokan listrik untuk rumah sakit, pelayanan publik, kepolisian, dan kantor pemerintahan saat melakukan pekerjaan penguatan dan rekonfigurasi darurat sistem kelistrikan.
Permintaan tersebut disampaikan menyusul pemadaman listrik yang berdampak pada 51 perusahaan di Kawasan Industri Surya Cipta, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, pada Kamis (11/6/2026) sore hingga malam.
"Saya sampaikan kepada manajemen PLN bahwa yang krusial seperti rumah sakit, pelayanan publik, Polres, dan Pemda harus menjadi skala prioritas," kata Aep, Jumat (12/6/2026).
Menurut Aep, pekerjaan penguatan sistem kelistrikan tidak hanya dilakukan di Karawang, tetapi juga mencakup sejumlah wilayah di Pulau Jawa hingga Bali. Oleh karena itu, PLN menerapkan pengaturan beban dan penghentian sementara pasokan listrik guna menjaga stabilitas jaringan.
Meski demikian, Aep meminta masyarakat tidak khawatir karena pemadaman dilakukan secara terbatas dan tidak berlangsung lama.
"Ini bukan pemadaman sampai 10 jam atau 20 jam. Pemadamannya bergiliran sesuai kebutuhan pengaturan beban selama proses perbaikan," ujarnya.
Aep mengatakan sejumlah pengelola kawasan industri sempat mempertanyakan penyebab gangguan listrik tersebut. Namun, menurutnya, PLN telah memberikan penjelasan kepada pihak kawasan terkait pekerjaan darurat yang sedang dilakukan.
"Kawasan hanya menanyakan ada apa. Sebenarnya PLN sudah menjelaskan kepada pihak kawasan, mungkin belum seluruhnya tersampaikan kepada tenant," katanya.
Sebelumnya, sebanyak 51 perusahaan di Kawasan Industri Surya Cipta mengalami penghentian sementara pasokan listrik pada Kamis (11/6/2026) pukul 17.30 WIB hingga 21.00 WIB. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari pekerjaan darurat PLN untuk memperkuat sistem kelistrikan dan menangani kondisi kritis pada komponen jaringan listrik hulu yang berpotensi memicu gangguan lebih luas.
Aep berharap proses perbaikan dapat segera selesai sehingga pasokan listrik kembali normal dalam beberapa hari ke depan.
"Mudah-mudahan dalam beberapa hari ke depan normal kembali. Yang terpenting layanan publik dan rumah sakit jangan sampai terganggu," tegasnya.
Sementara itu, PLN ULP Prima Karawang menjelaskan bahwa penghentian sementara pasokan listrik dilakukan untuk menjaga keandalan dan keselamatan sistem kelistrikan. PLN juga mengimbau perusahaan yang terdampak untuk melakukan mitigasi dengan menurunkan beban produksi secara bertahap sebelum pekerjaan dilaksanakan.
"Kami mengimbau pelanggan terdampak untuk melakukan langkah mitigasi berupa penurunan beban produksi secara bertahap menjelang pukul 17.30 WIB," tulis PLN dalam keterangannya. (Red)
