KARAWANG, JEJAK HUKUM – Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 yang dipadukan dengan Bazar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta panggung hiburan musik di Lapangan Karangpawitan. Kegiatan bertajuk "Nobar Juara" ini berlangsung mulai 27 Juni hingga 20 Juli 2026, atau selama sekitar dua pekan ke depan.
Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengatakan, digelarnya nobar tersebut merupakan tindak lanjut atas Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.2.7/4657/SJ yang menginstruksikan seluruh kepala daerah untuk memfasilitasi dan mendukung penyelenggaraan nobar pertandingan Piala Dunia 2026 di wilayah masing-masing. Kebijakan itu bertujuan memberikan hiburan sehat kepada masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi lokal dengan melibatkan UMKM.
"Insya Allah kami dari Pemkab Karawang memfasilitasi Nobar Piala Dunia bersama seluruh masyarakat. Tentunya kami juga menghadirkan bazar UMKM," ujar Aep dalam keterangannya, Sabtu.
Sebanyak 108 pelaku UMKM turut berpartisipasi memeriahkan kegiatan dengan menghadirkan berbagai pilihan kuliner dan produk menarik. Selain nobar dan bazar, pengunjung juga dapat menikmati permainan interaktif, hiburan musik, pertunjukan seni budaya, games bola, serta door prize.
"Jadi buat warga Karawang dan sekitarnya yang ingin nonton bareng pertandingan Piala Dunia, sambil jajan dan menikmati suasana seru bersama keluarga, pasangan, sahabat, maupun kerabat, langsung saja datang ke Lapangan Karangpawitan sekaligus mendukung tim favoritnya masing-masing," kata Aep.
Pemkab Karawang menargetkan kegiatan ini mampu menarik sekitar 1.000 hingga 5.000 pengunjung setiap harinya. Bupati berharap, aktivitas ekonomi para pelaku UMKM meningkat selama kegiatan berlangsung.
"Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah daerah menciptakan ruang publik yang produktif sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal," pungkasnya.
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian sebelumnya mengimbau pemerintah daerah agar menggelar nobar Piala Dunia 2026 sebagai sarana hiburan masyarakat dan penggerak perekonomian lokal, sekaligus membuka peluang pasar bagi pelaku UMKM di berbagai daerah. (Red)

