• Jelajahi

    AlekSafriGROUP © JEJAK HUKUM
    Best Viral Premium Blogger Templates
    TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG MEDIA ONLINE MATAZAHWA

    JEJAK HUKUM

    Selamat Berkunjung - Media Online - JEJAKHUKUM.COM - Akurat ,Tegas Dan Terpercaya

    Tiga Desa di Karawang Alami Kesulitan Air Bersih Akibat Kemarau

    Rabu, 08 Juli 2026, Juli 08, 2026 WIB Last Updated 2026-07-07T19:36:15Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    KARAWANG, JEJAK HUKUM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, melaporkan bahwa tiga desa di wilayahnya mengalami kesulitan air bersih akibat dampak musim kemarau.


    Berdasarkan catatan BPBD Karawang per Selasa (7/7), musim kemarau hingga pekan pertama Juli 2026 telah berdampak pada tiga desa yang tersebar di Kecamatan Tegalwaru dan Ciampel.


    Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Karawang, Ferry Muharram, menjelaskan bahwa sebanyak 3.428 jiwa dari 1.228 kepala keluarga terdampak. Ketiga desa tersebut adalah:

    - Desa Kutalanggeng, Kecamatan Tegalwaru

    - Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel

    - Desa Mulyasejati, Kecamatan Ciampel


    Sebagai langkah penanganan, Pemerintah Kabupaten Karawang melalui BPBD telah menyalurkan 75.000 liter air bersih ke daerah terdampak. Pendistribusian dilakukan secara bertahap sejak awal Juni 2026 berdasarkan laporan dari masyarakat maupun pemerintah desa setempat.


    "Kebutuhan air bersih masyarakat di tiga desa terdampak hingga saat ini masih dapat terpenuhi melalui kolaborasi BPBD dengan Perumdam Tirta Tarum Karawang," ujar Ferry.


    BPBD Karawang juga terus melakukan pemantauan melalui petugas di lapangan untuk memastikan ketersediaan air bersih serta mengantisipasi kemungkinan meluasnya wilayah terdampak kekeringan. Masyarakat pun diimbau mulai menghemat penggunaan air bersih di tengah ancaman kekeringan.


    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau tahun ini berlangsung pada Juli hingga September, dengan puncak utama diperkirakan terjadi pada Agustus. Secara umum, musim kemarau tahun ini diprediksi lebih kering dan berlangsung lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. (Red)


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Terimakasih Telah Berkunjung Di JEJAK HUKUM - Akurat Tegas Dan Terpercaya

    Terimakasih Telah Berkunjung Di JEJAK HUKUM - Akurat Tegas Dan Terpercaya ?&max-results=10'>+