• Jelajahi

    AlekSafriGROUP © JEJAK HUKUM
    Best Viral Premium Blogger Templates
    TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG MEDIA ONLINE MATAZAHWA

    JEJAK HUKUM

    Selamat Berkunjung - Media Online - JEJAKHUKUM.COM - Akurat ,Tegas Dan Terpercaya

    Dari Medan Tempur ke Meja Redaksi: Jejak Perjuangan di Balik Hari Pers Nasional

    Kamis, 12 Februari 2026, Februari 12, 2026 WIB Last Updated 2026-02-12T15:12:35Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    BANTEN, JEJAK HUKUM – Senin, 9 Februari 2026 diperingati sebagai Hari Pers Nasional. Tanggal tersebut dipilih berdasarkan momen lahirnya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada tahun 1946.


    Berdasarkan laman Indonesiabaik.id, Hari Pers Nasional ditetapkan oleh Presiden Soeharto pada tahun 1985 melalui Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1985. Lantas, bagaimana sejarah di balik penetapan tersebut?

    Sejarah Hari Pers Nasional

    Peristiwa bersejarah pada 9 Februari 1946 merupakan wujud kebulatan tekad para wartawan Indonesia untuk mempertahankan kemerdekaan di tengah situasi negara yang sangat genting. Saat itu, Indonesia tidak hanya menghadapi Belanda, tetapi juga pasukan Inggris yang mewakili Sekutu.


    Dikutip dari buku Cendekia Berbahasa karya Erwan Juhara dkk., Divisi ke-5 di bawah komando Mayor Jenderal EC Manserg menduduki Jawa Tengah dengan pusat komando di Surabaya. Sementara itu, Brigade Darurat pimpinan Brigadir Jenderal Artileri Bethel menguasai Jawa Tengah dengan komando di Semarang. Bangsa Indonesia harus menghadapi kekejaman Belanda sekaligus Inggris, terutama di Surabaya.

    Di tengah tekanan berat dari penjajah, berbagai partai, organisasi masyarakat, dan badan kemasyarakatan bergabung dalam wadah bernama "Persatuan Perjuangan". Kongres kedua organisasi ini digelar di Solo, Jawa Tengah, pada 15–16 Januari 1946. Sebanyak 141 organisasi hadir, termasuk Panglima Besar Jenderal Sudirman.


    Dengan terbentuknya Persatuan Perjuangan, intensitas pertempuran di berbagai medan meningkat. Banyak wartawan yang turut bergabung dalam kesatuan-kesatuan di Jawa Tengah.

    Memasuki Januari 1946, Persatuan Perjuangan menghadapi berbagai persoalan politik. Tak heran, dalam pertemuan pada 9 Februari 1946, para peserta yang hadir berasal dari berbagai front dan medan tempur. Pakaian mereka beraneka ragam, bahkan banyak di antaranya masih berambut gondrong.


    Dalam pertemuan bersejarah itulah, PWI resmi dibentuk dengan ketua Mr. Soemanang dan sekretaris Soedarjo Tjokrokisworo.

    Meski begitu, organisasi wartawan sejatinya telah ada jauh sebelumnya. Pada 1916, berdiri Inlandsche Journalisten Bond. Kemudian pada 8 Agustus 1931 di Semarang, lahir Perkumpulan Kaoem Journalist. Lalu pada 23 Desember 1933 di Solo, berdiri Persatuan Djoernalis Indonesia (PERDI) yang diketuai Sutopo Wonoboyo.


    Hari Pers Nasional 2026

    Hari Pers Nasional menjadi momentum untuk mengevaluasi sekaligus menegaskan kembali posisi pers sebagai pilar demokrasi. Pers berperan penting dalam menyampaikan informasi yang akurat, mengawasi jalannya kekuasaan, serta menjembatani aspirasi masyarakat dan pemerintah.


    Tema Hari Pers Nasional 2026 adalah "Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat".


    "Pers Sehat" bermakna media dikelola secara profesional, independen, dan berlandaskan etika jurnalistik.


    "Ekonomi Berdaulat" berkaitan dengan kemandirian ekonomi industri media.


    "Bangsa Kuat" berarti pers berperan memperkokoh persatuan nasional dan mendorong kemajuan masyarakat. (Red)


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Terimakasih Telah Berkunjung Di JEJAK HUKUM - Akurat Tegas Dan Terpercaya

    Terimakasih Telah Berkunjung Di JEJAK HUKUM - Akurat Tegas Dan Terpercaya ?&max-results=10'>+