KARAWANG, JEJAK HUKUM – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra pada 6 Februari 2026 menjadi momentum konsolidasi dan penguatan peran kader di daerah. Di Kabupaten Karawang, peringatan ini dimaknai sebagai komitmen bersama untuk mengawal arah kebijakan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Wakil Bendahara DPC Partai Gerindra Kabupaten Karawang, Yusni Rinzani, SE., MM., menegaskan seluruh struktur dan kader Gerindra di Karawang siap menjaga soliditas serta bergerak seirama dengan garis perjuangan partai. Menurutnya, kekompakan internal menjadi kunci efektivitas kerja politik.
Mengusung tema “Kompak, Bergerak, Berdampak”, Yusni menjelaskan tema tersebut bukan sekadar slogan seremonial, melainkan cerminan arah kerja Gerindra yang menuntut konsistensi antara sikap, tindakan, dan hasil nyata.
“Kompak artinya solid dalam barisan, bergerak berarti aktif bekerja di lapangan, dan berdampak harus dirasakan langsung oleh rakyat. Ukurannya sederhana, apakah kehadiran Gerindra membawa manfaat bagi masyarakat,” ujar Yusni kepada wartawan.
Sebagai partai pengusung presiden, Yusni menyebut Gerindra memiliki tanggung jawab besar memastikan kebijakan pemerintah pusat berjalan optimal hingga ke daerah. Ia menegaskan Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan seluruh kader agar fokus pada kerja nyata dan pengawalan program strategis nasional.
“Kami di daerah adalah ujung tombak. Tugas kami memastikan kebijakan pusat benar-benar sampai ke masyarakat, tepat sasaran, dan menjawab kebutuhan rakyat,” katanya.
Di tingkat lokal, Gerindra Karawang akan memprioritaskan program yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat. Beberapa fokus utama meliputi pendampingan UMKM, penguatan ketahanan pangan lokal, penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran, serta penciptaan lapangan kerja berbasis ekonomi kerakyatan.
Selain itu, Yusni menekankan pentingnya regenerasi kader dan keterlibatan generasi muda dalam politik. Gerindra Karawang membuka ruang luas bagi anak muda untuk terlibat aktif melalui organisasi sayap dan pemanfaatan platform digital sebagai sarana edukasi politik.
“Anak muda harus menjadi subjek perubahan. Politik bukan hanya soal kekuasaan, tapi ruang pengabdian untuk mencari solusi atas persoalan masyarakat,” tegasnya.
Memasuki usia ke-18, Gerindra menargetkan penguatan kepercayaan publik dan kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas nasional. Khusus di Karawang, Yusni berharap kehadiran Gerindra dapat dirasakan langsung melalui peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat.
“Tujuan akhirnya sederhana, masyarakat Karawang harus hidup lebih sejahtera. Kami berkomitmen terus mengawal akses pendidikan, lapangan kerja, dan pembangunan yang berkelanjutan,” pungkas Yusni. (Red)
