• Jelajahi

    AlekSafriGROUP © JEJAK HUKUM
    Best Viral Premium Blogger Templates
    TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG MEDIA ONLINE MATAZAHWA

    JEJAK HUKUM

    Selamat Berkunjung - Media Online - JEJAKHUKUM.COM - Akurat ,Tegas Dan Terpercaya

    Mojtaba Selamat, Ayahnya Tewas: Rekaman Audio Bocor Ungkap Detail Kronologi

    Kamis, 19 Maret 2026, Maret 19, 2026 WIB Last Updated 2026-03-19T02:59:06Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    TEHERAN, JEJAK HUKUM – Rekaman audio dari sebuah pertemuan internal di Iran mengungkap detail mengerikan di balik serangan gabungan yang diduga dilakukan Israel dan Amerika Serikat pada 28 Februari lalu. Serangan tersebut menewaskan Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran, namun putranya, Mojtaba Khamenei, selamat karena secara kebetulan berada di luar kompleks saat rudal menghantam.


    Menurut laporan Telegraph yang dikutip pada Rabu (18/3/2026), rekaman tersebut berisi pernyataan dari kepala protokol kantor Khamenei, Mazaher Hosseini, yang memberikan keterangan kepada para ulama senior dan komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dalam pertemuan tertutup pada 12 Maret 2026.



    Hosseini memaparkan bahwa Mojtaba selamat karena ia meninggalkan kediaman ayahnya di Teheran beberapa menit sebelum serangan untuk pergi ke taman. "Kehendak Tuhan adalah bahwa Mojtaba harus pergi ke halaman untuk melakukan sesuatu. Dia berada di luar dan sedang menuju ke lantai atas ketika mereka menyerang gedung itu dengan rudal. Istrinya, Nyonya Haddad, langsung gugur sebagai syuhada," ungkap Hosseini dalam rekaman tersebut. Ia menambahkan bahwa Mojtaba hanya mengalami cedera ringan di kakinya.


    Rekaman itu juga mengungkapkan bahwa sedikitnya tiga rudal balistik jenis Blue Sparrow milik Israel digunakan dalam serangan tersebut. Satu rudal menghantam ruangan tempat Khamenei berada, sementara rudal lainnya menghantam rumah Mojtaba di lantai atas dan rumah milik saudara iparnya, Misbah al-Huda Bagheri Kani.


    "Dampak rudal sangat kuat. Rudal yang menghantam rumah Misbah membelah kepalanya menjadi dua," kata Hosseini.


    Kepala protokol tersebut juga mendeskripsikan kondisi jenazah Kepala Militer Iran, Mohammad Shirazi, yang hancur lebur akibat ledakan. "Tubuhnya hancur berkeping-keping. Petugas tidak dapat menemukan apa pun darinya. Pada akhirnya, mereka hanya menemukan beberapa kilogram sisa tubuh yang kemudian diidentifikasi sebagai jasadnya," jelasnya.


    Hosseini juga mencatat bahwa putra sulung Khamenei, Mostafa Khamenei, selamat bersama istrinya tanpa cedera setelah berhasil keluar dari reruntuhan.


    Kabar ini muncul di tengah spekulasi mengenai kondisi kesehatan Mojtaba Khamenei, yang kini menjabat sebagai pemimpin baru Iran, karena ia tak kunjung tampil di publik pasca-perang. Presiden AS Donald Trump bahkan berspekulasi bahwa pemimpin baru Iran itu mungkin telah tewas atau cacat parah.


    "Banyak orang mengatakan bahwa dia cacat parah. Mereka mengatakan dia kehilangan satu kakinya. Orang lain mengatakan dia sudah mati. Kami belum melihatnya sama sekali. Tidak ada yang melihatnya, yang itu tidak biasa," kata Trump kepada wartawan pada Senin (16/3/2026). (Red)


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Terimakasih Telah Berkunjung Di JEJAK HUKUM - Akurat Tegas Dan Terpercaya

    Terimakasih Telah Berkunjung Di JEJAK HUKUM - Akurat Tegas Dan Terpercaya ?&max-results=10'>+