• Jelajahi

    AlekSafriGROUP © JEJAK HUKUM
    Best Viral Premium Blogger Templates
    TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG MEDIA ONLINE MATAZAHWA

    JEJAK HUKUM

    Selamat Berkunjung - Media Online - JEJAKHUKUM.COM - Akurat ,Tegas Dan Terpercaya

    Nasib Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan: Setahun Lalu Makian, Kini Dalam Tahanan

    Selasa, 03 Maret 2026, Maret 03, 2026 WIB Last Updated 2026-03-03T16:57:56Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    JAKARTA, JEJAK HUKUM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, terjaring dalam operasi senyap tersebut. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan bahwa tim penyidik melakukan penindakan di wilayah Jawa Tengah dan mengamankan sejumlah pihak, termasuk kepala daerah tersebut.


    "Benar, tim KPK melakukan kegiatan penindakan di wilayah Jawa Tengah dan mengamankan beberapa pihak, termasuk Bupati Pekalongan," ujar Budi Prasetyo.


    Para pihak yang diamankan langsung diterbangkan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pada Selasa (3/3/2026) pagi, Fadia bersama sejumlah orang lainnya dilaporkan tengah dalam perjalanan menuju Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.


    Hingga berita ini diturunkan, KPK belum merilis keterangan resmi terkait detail kasus maupun jumlah pasti pihak yang diamankan. Sesuai aturan, lembaga antirasuah memiliki waktu 1x24 jam untuk melakukan pemeriksaan awal sebelum menentukan status hukum para tersangka.



    Sempat Viral karena Makian "Mampus"

    Nama Fadia Arafiq bukan kali ini saja menjadi sorotan publik. Pada 2025 lalu, ia viral di media sosial setelah melontarkan komentar kasar kepada netizen yang mempertanyakan soal anggaran jalan rusak dan rumah sakit daerah.


    Keributan di dunia maya itu bermula dari seorang netizen dengan akun bernama Fatih yang mengeluhkan kondisi jalan rusak di kolom komentar unggahan Instagram Fadia. Netizen lain, Raya, bahkan mempertanyakan peresmian RSUD Ki Ageng Sedayu dan dugaan anggaran yang tidak kunjung terealisasi.


    "Peresmian RS Ki Ageng Sedayu kapan, Bu? Kabare anggaran sekian ora metu (kabarnya anggaran sekian tidak keluar)? Terus waktu kemarin ono (ada) acara neng Ketandan Wiradesa dipanggil ora teko (tidak datang)? Kenopo (kenapa), Bu? Wedi (takut) diperiksa kah?" tanya akun tersebut.


    Alih-alih memberikan penjelasan, akun Instagram Fadia justru membalas dengan nada emosional dan kata-kata kasar, termasuk umpatan "mampus". Aksi blunder ini pun langsung memicu gelombang kritik dan menjadikannya bahan perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. (Red)


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Terimakasih Telah Berkunjung Di JEJAK HUKUM - Akurat Tegas Dan Terpercaya

    Terimakasih Telah Berkunjung Di JEJAK HUKUM - Akurat Tegas Dan Terpercaya ?&max-results=10'>+