KARAWANG, JEJAK HUKUM - Ada angin baru bertiup di Markas Polresta Karawang. Minggu (20/9/2026), aula markas itu bukan hanya menjadi tempat upacara rutin. Ia menjadi saksi ketika sejumlah nama lama bergeser, dan sejumlah nama baru masuk ke posisi-posisi penting. Kapolresta Karawang Kombes Pol Mario Prahatinto memimpin langsung serah terima jabatan tersebut.
Kursi Wakapolresta Karawang menjadi salah satu yang paling disorot. AKBP Afrian Satya Permadi resmi duduk di sana, meninggalkan tugas sebelumnya sebagai Kapolres Bojonegoro, Polda Jawa Timur. Ia menggantikan Kompol Andriyanto yang sebelumnya mengemban jabatan itu.
Perombakan tidak berhenti di kursi nomor dua. Di ruang penyidikan, AKP Muhammad Nazal Fawwaz yang sebelumnya menjabat Kasat Reskrim Polresta Karawang kini melangkah ke Ps. Kanit 4 Subdit 3 Ditres PPA dan PPO Polda Jabar. Tongkat estafet Kasat Reskrim diserahkan kepada Kompol Ali Jupri, yang sebelumnya bertugas sebagai Kasat Narkoba Polresta Bogor Kota.
Sementara itu, medan pemberantasan narkoba juga berganti nahkoda. AKP Ferlyanto Pratamamarasin, yang sebelumnya memimpin Kasat Narkoba Polresta Karawang, dimutasi menjadi Kasat Narkoba Polres Bogor. Posisinya diisi Kompol Afrizal Wahyudi Achmad, yang sebelumnya menjabat Kanit 1 Subdit 3 Ditreskrimsus Polda Jabar.
Rotasi merembet ke jajaran kapolsek dan sejumlah pejabat lain. AKP Hasanuddin Bahar, yang sebelumnya Kasi Propam Polresta Karawang, kini dipercaya menjadi Kapolsek Karawang Kota. Iptu dr. Thoriq Aziz, semula Kasi Dokkes Polresta Karawang, dimutasi menjadi Paur Kesmapta Subbidkespoldiddokes Polda Jabar.
Di sektor lalu lintas, AKP Sudirianto yang sebelumnya Kasat Lantas Polresta Karawang mendapat tugas baru sebagai Kapolsek Astanaanyar Polrestabes Bandung. Kursi Kasat Lantas kemudian diisi Kompol Triyono Raharja, yang sebelumnya menjabat Kapolsek Andir Polrestabes Bandung, Polda Jabar.
Ada pula Iptu Toni Ardiansyah, sebelumnya Pama Polda Jabar, yang kini dipercaya menjadi Ps. Kasipropam Polresta Karawang. Sementara Iptu dr. Fik’ryah Eka Saputri dipercaya menjabat Ps. Kasi Dokkes Polresta Karawang.
Bagi Kapolresta Mario, pergantian ini bukan hal istimewa yang perlu diperbesar. Ia menyebutnya sebagai dinamika organisasi yang wajar di tubuh Polri.
“Mutasi jabatan merupakan hal yang biasa di tubuh Polri. Ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi untuk meningkatkan profesionalisme dan efektivitas dalam pelaksanaan tugas,” kata Mario.
Ia berharap para pejabat baru cepat menyesuaikan diri. Bukan hanya dengan kursi dan ruangan baru, tetapi juga dengan tanggung jawab yang melekat di dalamnya.
“Rotasi ini diharapkan dapat membawa energi baru dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah Karawang agar tetap kondusif,” ujarnya.
Namun Mario mengingatkan satu hal: pergantian jabatan bukan tujuan akhir. Pelayanan kepada masyarakat tetap harus menjadi prioritas utama.
“Saya berharap seluruh personel dapat segera beradaptasi dan terus meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, serta pengayoman terbaik kepada seluruh lapisan masyarakat,” kata Mario.
Dengan formasi baru ini, Polresta Karawang mencoba menata ulang langkah. Bukan sekadar mengganti nama di papan jabatan, tetapi menyegarkan semangat untuk menjaga Karawang tetap aman dan kondusif. (Red)
