KARAWANG, JEJAK HUKUM – Wakil Bupati Karawang H. Maslani langsung meninjau lokasi banjir yang merendam wilayah Pangulah Utara dan Cilamaya Wetan pada Sabtu (24/1/2026). Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan penanganan darurat berjalan cepat serta bantuan tersalurkan kepada warga dan fasilitas pendidikan terdampak.
Maslani melihat sejumlah permukiman yang masih terendam air dan menyaksikan lumpuhnya aktivitas warga akibat curah hujan tinggi yang memicu luapan air ke rumah-rumah dan jalan.
Menurutnya, kondisi ini tidak hanya mengganggu kehidupan rumah tangga, tetapi juga memukul perekonomian masyarakat setempat.
"Kami datang untuk memastikan warga mendapat bantuan secepatnya dan penanganan di lapangan berjalan maksimal," ujar Maslani di lokasi banjir.
Salah satu fokus kunjungannya adalah pondok pesantren yang ikut terendam. Data sementara mencatat sekitar 1.200 santri terdampak, sehingga kegiatan belajar mengajar terpaksa dihentikan sementara demi keselamatan.
Maslani menegaskan keselamatan para santri menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang dalam situasi darurat ini.
"Ketika ruang kelas tidak memungkinkan digunakan, keselamatan harus diutamakan. Kita tidak ingin ada risiko bagi para santri," katanya.
Meski pembelajaran formal terhenti, Maslani mengapresiasi semangat santri dan pengasuh pondok yang tetap menjaga kegiatan keagamaan.
"Pembelajaran formal berhenti sementara, tetapi mengaji dan salat berjamaah masih berjalan. Ini menunjukkan semangat kebersamaan yang luar biasa," tambahnya.
Menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih berlanjut, Maslani mengimbau warga tetap waspada dan saling menjaga. Pemkab juga akan terus memantau perkembangan banjir hingga warga dapat kembali beraktivitas normal.
"Semoga kita semua diberi keselamatan dan kekuatan. Mari tetap peduli, saling menjaga, dan bersama-sama bangkit dari bencana," tutupnya.
Saat ini, Pemkab Karawang telah mengerahkan bantuan logistik berupa makanan siap saji, obat-obatan, serta perlengkapan darurat ke titik-titik terdampak di Pangulah Utara dan Cilamaya Wetan. (Red)
