• Jelajahi

    AlekSafriGROUP © JEJAK HUKUM
    Best Viral Premium Blogger Templates
    TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG MEDIA ONLINE MATAZAHWA

    JEJAK HUKUM

    Selamat Berkunjung - Media Online - JEJAKHUKUM.COM - Akurat ,Tegas Dan Terpercaya

    Tanggul Sungai Citarum di Muaragembong Bekasi, Jebol untuk Kedua Kalinya dalam Seminggu

    Senin, 26 Januari 2026, Januari 26, 2026 WIB Last Updated 2026-01-26T10:52:01Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    BEKASI, JEJAK HUKUM – Tanggul Sungai Citarum di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, kembali jebol pada Sabtu (24/1/2026) tengah malam. Kali ini, kejadian berlokasi di Kampung Kedung Bokor, Desa Pantai Bakti.


    Video kejadian tersebut viral di media sosial, memperlihatkan warga langsung melakukan penanganan darurat dengan menggunakan bambu dan karung pasir.


    Charli (47), warga setempat, menjelaskan tanggul jebol sekitar pukul 23.15 WIB. Saat debit air Sungai Citarum tinggi, warga sudah berjaga di lokasi. "Enggak tahunya benar limpasan sungai Citarumnya dan jebol penahannya," ujarnya, Minggu (25/1/2026).


    Dia menerangkan, titik jebol kali ini berbeda dengan yang terjadi sebelumnya di Kampung Bendungan pada Senin (19/1/2026) tengah malam. Meski begitu, lokasi di Kedung Bokor ini juga pernah jebol pada tahun 2022. "Yang malam tadi beda sama waktu Senin itu, tapi dulunya 2022 juga pernah jebol di titik yang sama," kata Charli.


    Sejak malam hingga siang hari, warga bergotong royong memperbaiki tanggul secara mandiri. Kepanikan sempat terjadi karena kekhawatiran air meluap ke permukiman. Namun, berkat kekompakan warga bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Polsek Muaragembong, dan TNI Koramil 03 Cabangbungin, upaya darurat segera dilakukan.


    Warga dan aparat bahu-membahu membangun tanggul sementara untuk menahan luapan dan mencegah dampak lebih luas. Namun, warga menilai langkah ini hanya bersifat sementara dan tidak menyelesaikan akar masalah. "Ya itu sementara karena khawatir air semakin meluas ke permukiman warga. Harus ada penanganan permanen," tegas Charli.


    Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Bekasi, Muchlis, membenarkan kejadian jebolnya tanggul tersebut. (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Terimakasih Telah Berkunjung Di JEJAK HUKUM - Akurat Tegas Dan Terpercaya

    Terimakasih Telah Berkunjung Di JEJAK HUKUM - Akurat Tegas Dan Terpercaya ?&max-results=10'>+