KARAWANG, JEJAK HUKUM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang bersama Batalyon Infanteri (Yonif) 305/Tengkorak menggelar acara shalawat bersama dengan tema "Dengan Bershalawat, Mengukuh Sinergi, Menjemput Keberkahan". Kegiatan keagamaan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh para pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta jajaran prajurit TNI.
Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE., turut hadir langsung mendampingi Komandan Kodim (Dandim) 0604/Karawang dan Kapolres Karawang. Acara ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara TNI dan Pemerintah Daerah, sekaligus meningkatkan spiritualitas prajurit dan pemangku kepentingan di lingkungan Kabupaten Karawang.
Dalam sambutannya, Komandan Yonif 305/Tengkorak, Mayor Inf. Afdal Eko Putra, S.S.T.Han., S.I.P., menegaskan pentingnya keselarasan langkah antara TNI dan Pemerintah Daerah dalam pengabdian kepada masyarakat.
"Kami memiliki misi yang sama dengan Pemerintah Kabupaten Karawang. Kegiatan ini diharapkan dapat memastikan bahwa sinergi yang terjalin bukan hanya sekadar koordinasi tugas, tetapi juga ikatan batin untuk bersama-sama membangun daerah," ujarnya.
Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini menjadi momentum tepat untuk memperkuat kebersamaan dan soliditas antarlembaga, serta memohon keberkahan dalam setiap langkah pengabdian kepada bangsa dan negara.
Bupati Karawang menyampaikan apresiasi atas inisiatif Yonif 305/Tengkorak dalam menyelenggarakan kegiatan religius tersebut. Ia berharap sinergitas antara TNI dan Pemkab Karawang dapat terus terjaga demi mewujudkan keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat.
Hadir pula dalam acara tersebut Wakil Bupati Karawang serta Pelaksana Tugas (Plt.) Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra).
Puncak kegiatan diisi dengan kajian rohani yang disampaikan oleh Gus Aldi. Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa meningkatkan kualitas ibadah kepada Allah SWT. Gus Aldi juga menyampaikan pesan khusus mengenai pentingnya menjaga amalan harian, seperti melaksanakan shalat dhuha minimal empat rakaat. Amalan tersebut diyakini dapat menjadi wasilah untuk memperoleh kesehatan, kelancaran rezeki, serta kemudahan dalam menjalankan tugas negara dan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Karawang. (Red)
