• Jelajahi

    AlekSafriGROUP © JEJAK HUKUM
    Best Viral Premium Blogger Templates
    TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG MEDIA ONLINE MATAZAHWA

    JEJAK HUKUM

    Selamat Berkunjung - Media Online - JEJAKHUKUM.COM - Akurat ,Tegas Dan Terpercaya

    Konflik Meluas: Iran Targetkan Riyadh, Saudi Kecam Keras Serangan "Tak Beralasan" Ini

    Senin, 02 Maret 2026, Maret 02, 2026 WIB Last Updated 2026-03-01T19:31:49Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    RIYADH, JEJAK HUKUM – Situasi di Timur Tengah kembali memanas setelah Iran mengumumkan serangan balasan terhadap puluhan pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Arab. Kali ini, dampaknya terasa hingga ke jantung Arab Saudi.


    Dilansir dari AFP pada Minggu (1/3/2026), warga di kawasan timur ibu kota Arab Saudi, Riyadh, dikejutkan dengan suara ledakan keras. Para saksi mata melaporkan beberapa dentuman disusul dengan kepulan asap di langit.



    Ledakan ini terjadi di tengah serangan balasan hari kedua yang dilancarkan Iran di kawasan Teluk. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang terkait penyebab ledakan tersebut.


    Sebelumnya, ketegangan meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel meluncurkan serangan militer bernama Operasi Epic Fury ke Iran pada Sabtu (28/2). Serangan itu dilaporkan menewaskan sejumlah petinggi Iran, termasuk Ayatollah Ali Khamenei, serta ratusan warga sipil lainnya.


    Sebagai respons, Iran langsung melancarkan serangan balasan pada hari yang sama (Sabtu, 28/2) dan kembali melakukannya pada Minggu (1/3). Pada serangan tahap awal, Iran juga menargetkan Riyadh dan provinsi Timur Saudi.



    Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui Kementerian Luar Negerinya dengan tegas mengecam aksi serangan Iran tersebut. Pihak kerajaan menyebut bahwa serangan itu berhasil dicegah sebelum mencapai sasarannya.


    "Serangan-serangan ini tidak dapat dibenarkan dengan dalih apa pun. Hal ini terjadi meskipun pihak berwenang Iran mengetahui bahwa Kerajaan telah menegaskan tidak akan mengizinkan wilayah udara atau teritorialnya digunakan untuk menyerang Iran," demikian bunyi pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Arab Saudi. (Red)


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Terimakasih Telah Berkunjung Di JEJAK HUKUM - Akurat Tegas Dan Terpercaya

    Terimakasih Telah Berkunjung Di JEJAK HUKUM - Akurat Tegas Dan Terpercaya ?&max-results=10'>+