Karawang - Pihak keamanan PT Wings Surya akhirnya memberikan klarifikasi terkait insiden yang sebelumnya disebut sebagai pengusiran wartawan di area perusahaan yang berlokasi di Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang.
Chief Security PT Wings Surya, Selamet Suharyadi, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula dari pengajuan proposal yang datang secara mendadak. Menurutnya, pada saat itu perusahaan sedang tidak membuka penerimaan proposal sehingga permohonan tersebut tidak dapat diterima.
Selamet menegaskan bahwa petugas keamanan telah menyampaikan penolakan tersebut secara sopan kepada pihak yang datang.
“Security sudah menyampaikan dengan baik bahwa untuk minggu-minggu ini perusahaan tidak menerima proposal. Kami juga sudah meminta maaf kepada yang bersangkutan,” ujar Selamet.
Namun, lanjutnya, situasi kemudian berubah ketika pihak yang mengajukan proposal diduga tersulut emosi dan melontarkan kata-kata kasar kepada petugas keamanan yang sedang bertugas.
Saat kejadian berlangsung, terdapat tiga orang petugas keamanan yang berjaga. Salah satu di antaranya disebut sempat menegur karena merasa tidak pantas diperlakukan dengan ucapan yang menghina.
“Security kaget karena tiba-tiba ada ucapan kasar seperti ‘goblok’. Salah satu anggota kami menanyakan, ‘Anda memaki siapa?’ karena merasa tidak pantas diperlakukan seperti itu,” katanya.
Meski sempat terjadi ketegangan, Selamet menegaskan tidak ada tindakan pemukulan dalam peristiwa tersebut. Ia hanya mengakui sempat terjadi dorong-dorongan ringan akibat jarak yang terlalu dekat saat perdebatan berlangsung.
“Kalau dorongan mungkin ada karena posisi sangat dekat. Tapi tidak ada pemukulan,” tegasnya.
Insiden tersebut juga sempat menarik perhatian sejumlah pihak, termasuk aparat keamanan. Pada malam harinya, anggota dari Polsek Rengasdengklok disebut datang ke lokasi untuk memastikan situasi dan melakukan pengecekan.
Pihak keamanan perusahaan juga menyatakan siap membuka rekaman CCTV apabila diperlukan dalam proses klarifikasi lebih lanjut.
Selamet berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang. Ia mengimbau agar setiap pihak yang datang ke lingkungan perusahaan tetap menghormati prosedur yang berlaku.
“Kalau ingin mengajukan proposal, datanglah dengan baik-baik dan ikuti aturan yang ada. Kami juga akan menyampaikan proposal tersebut kepada pimpinan, apakah nantinya disetujui atau tidak,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pihak perusahaan tetap menghargai setiap tamu yang datang selama komunikasi dilakukan dengan baik dan saling menghormati.
“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi ke depannya,” pungkasnya.
Penulis: Alim


