• Jelajahi

    AlekSafriGROUP © JEJAK HUKUM
    Best Viral Premium Blogger Templates
    TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG MEDIA ONLINE MATAZAHWA

    JEJAK HUKUM

    Selamat Berkunjung - Media Online - JEJAKHUKUM.COM - Akurat ,Tegas Dan Terpercaya

    Transparansi Stok Beras Dibuka untuk Publik, Mentan: Bisa Dicek Langsung

    Jumat, 24 April 2026, April 24, 2026 WIB Last Updated 2026-04-23T17:41:29Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    KARAWANG, JEJAK HUKUM – Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah gudang beras di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Kamis (23/4/2026). Sidak ini bertujuan memastikan langsung kondisi stok beras nasional yang diklaim mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.


    Dalam kunjungannya, Amran didampingi Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani. Lokasi yang ditinjau antara lain Gudang Beras Kawasan Pergudangan Genesis di Kelurahan Tunggakjati, Kecamatan Karawang Barat, serta JDP Karawang 1 Logistic Park—sebuah gudang milik swasta yang disewa Bulog untuk menampung Cadangan Beras Pemerintah (CBP) menyusul melimpahnya produksi dalam negeri.



    Per pukul 08.55 WIB, stok beras nasional tercatat mencapai 5.198.000 ton. Amran menegaskan angka ini merupakan rekor tertinggi yang belum pernah terjadi sebelumnya. "Hari ini stok beras seluruh Indonesia mencapai lebih dari 5 juta ton. Ini pertama dalam sejarah," ujarnya dengan tegas.


    Capaian tersebut, menurut Amran, tidak lepas dari kerja kolaboratif berbagai pihak, mulai dari Kementerian Pertanian, Perum Bulog, unsur TNI, Polri, Kejaksaan, hingga dukungan masyarakat. "Produksi naik, serapan berjalan baik, dan gudang terus kita siapkan. Ini bagian dari penguatan sistem pangan nasional," tambahnya.


    Dari hasil peninjauan, salah satu gudang di Karawang dengan total kapasitas 102 ribu ton saat ini telah terisi sekitar 80 ribu ton dan diperkirakan akan segera penuh. Secara nasional, pemerintah telah mengamankan gudang sewaan dengan kapasitas 2 juta ton yang telah terisi penuh. Sebagai langkah antisipasi, tambahan kapasitas sekitar 1 juta ton kembali disiapkan.


    Amran menjelaskan bahwa keterbatasan kapasitas gudang milik Bulog yang hanya sekitar 3 juta ton menjadi alasan utama penyewaan gudang tambahan hingga jutaan ton di seluruh Indonesia.


    Menghadapi stok melimpah ini, pemerintah optimistis Indonesia tidak perlu melakukan impor beras dalam waktu dekat. "Dengan stok melimpah, kita optimistis tidak perlu impor beras untuk kebutuhan tahun ini," pungkasnya.


    Mentan juga menekankan transparansi dengan membuka akses bagi publik dan media untuk mengecek langsung kondisi stok di lapangan. "Data ini bisa dicek langsung di gudang. Semua berbasis fakta karena menyangkut kebijakan besar negara," tegasnya.


    Pemerintah meyakini, dengan stok beras yang mencapai rekor tertinggi ini, stabilitas harga dan ketersediaan beras di pasar akan tetap terjaga, bahkan di tengah tantangan global seperti perubahan iklim. (Red)


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Terimakasih Telah Berkunjung Di JEJAK HUKUM - Akurat Tegas Dan Terpercaya

    Terimakasih Telah Berkunjung Di JEJAK HUKUM - Akurat Tegas Dan Terpercaya ?&max-results=10'>+