• Jelajahi

    AlekSafriGROUP © JEJAK HUKUM
    Best Viral Premium Blogger Templates
    TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG MEDIA ONLINE MATAZAHWA

    JEJAK HUKUM

    Selamat Berkunjung - Media Online - JEJAKHUKUM.COM - Akurat ,Tegas Dan Terpercaya

    Bangga! Maung MV3 Garuda Buatan Pindad Jadi Primadona di Tengah Deretan Mobil Delegasi ASEAN

    Selasa, 12 Mei 2026, Mei 12, 2026 WIB Last Updated 2026-05-11T22:19:47Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    FILIPINA, JEJAK HUKUM – Kendaraan taktis kepresidenan Maung MV3 Garuda Limousine turut meramaian jalanan Cebu, Filipina, dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN pada 7–8 Mei 2026. Kehadiran mobil kebanggaan karya anak bangsa ini langsung mencuri perhatian di tengah deretan kendaraan delegasi negara-negara ASEAN lainnya.


    Bukan sekadar tampil, cara Maung Garuda tiba di Cebu juga menuai sorotan. Mobil berwarna putih dengan desain eksklusif dan maskulin tersebut diboyong langsung dari Jakarta menggunakan pesawat angkut berat raksasa Airbus A400M milik TNI Angkatan Udara. Langkah logistik ini menjadi sejarah baru karena untuk pertama kalinya kendaraan operasional kepresidenan produksi dalam negeri digunakan secara penuh dalam agenda resmi di luar negeri.



    Mobil produksi PT Pindad (Persero) itu telah lebih dahulu tiba di Cebu pada 4 Mei 2026 untuk mendampingi mobilitas Presiden Prabowo Subianto selama agenda kenegaraan berlangsung. Mengusung varian terbaru dari keluarga Maung, kendaraan ini dirancang khusus dari platform MV3 sebagai kendaraan resmi Presiden dan Wakil Presiden dengan standar keamanan, kenyamanan, dan performa tinggi.


    Spesialisasi dan Tantangan Logistik


    Membawa Maung Garuda ke luar negeri bukan perkara mudah. Dengan bobot mencapai 2,95 ton, kendaraan ini dibekali proteksi tinggi berupa composite armor (material pelapis anti-peluru) yang mampu menahan kaliber 7,62 mm. Kaca kendaraan juga menggunakan level B5/B6 serta dilengkapi Run Flat Tire (RFT), yakni ban yang tetap bisa melaju meski dalam kondisi bocor.



    Karena dimensi panjang 5,05 meter dan lebar 2,06 meter, pesawat Airbus A400M bermesin turboprop dipilih sebagai sarana angkut tunggal yang mumpuni dengan kapasitas kargo besar, mampu menampung beban kendaraan berat tanpa mengganggu stabilitas penerbangan.


    Simbol Diplomasi dan Kebanggaan Nasional


    Langkah Presiden Prabowo menggunakan kendaraan produksi nasional di panggung dunia bukan sekadar soal transportasi. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa kehadiran Maung di forum internasional memiliki makna strategis.



    "Ini bukan sekadar alat transportasi, tetapi simbol kemandirian, kepercayaan diri bangsa, dan kemajuan industri nasional Indonesia. Maung menjadi sebuah simbol diplomasi. Dari dalam negeri, untuk Indonesia, hadir di panggung dunia," ujar Teddy dalam keterangan tertulisnya pada 7 Mei 2026.


    Hal senada disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono. Ia mengungkapkan bahwa respons yang diterima dari rekan sejawat pemimpin negara lain sangat positif. "Ini bentuk kebanggaan bahwa kita mampu membuat produksi mobil sendiri. Respons yang saya dapatkan dari rekan sejawat juga positif," ungkap Sugiono.



    Setelah agenda KTT ASEAN usai, Maung MV3 Garuda Limousine dijadwalkan kembali ke Tanah Air dengan tetap menggunakan pengawalan pesawat Airbus A400M milik TNI AU. (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Terimakasih Telah Berkunjung Di JEJAK HUKUM - Akurat Tegas Dan Terpercaya

    Terimakasih Telah Berkunjung Di JEJAK HUKUM - Akurat Tegas Dan Terpercaya ?&max-results=10'>+