• Jelajahi

    AlekSafriGROUP © JEJAK HUKUM
    Best Viral Premium Blogger Templates
    TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG MEDIA ONLINE MATAZAHWA

    JEJAK HUKUM

    Selamat Berkunjung - Media Online - JEJAKHUKUM.COM - Akurat ,Tegas Dan Terpercaya

    Napak Tilas Padjadjaran Mewarnai Kirab Mahkota Binokasih di Cirebon

    Kamis, 14 Mei 2026, Mei 14, 2026 WIB Last Updated 2026-05-13T17:13:48Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    KOTA CIREBON, JEJAK HUKUM – Kota Cirebon kembali menunjukkan dirinya sebagai ruang pertemuan budaya, sejarah, dan nilai kebersamaan melalui gelaran Kirab Budaya Mahkota Binokasih dalam rangkaian Milangkala Tatar Sunda 2026. Acara yang berlangsung pada Minggu, 10 Mei 2026, ini mengusung tema "Mahkota Bertahta Cinta" dan berhasil menjadi perayaan budaya besar yang menegaskan Cirebon sebagai pusat pluralisme budaya.


    Kirab budaya dimulai dari kawasan Gedung BAT, melintasi sejumlah ruas jalan utama Kota Cirebon, dan berakhir di Alun-Alun Sangkala Buana Keraton Kasepuhan. Sepanjang perjalanan, masyarakat tampak memadati sisi jalan untuk menyaksikan iring-iringan peserta yang menampilkan ragam kesenian dan budaya khas dari berbagai daerah di Jawa Barat. Alunan musik tradisional, atraksi tari Topeng, Tari Godek Ayu, Tari Kadempling, serta parade kereta kencana mewarnai pawai tersebut. Suasana hangat dan penuh kebersamaan tercipta dari tepuk tangan warga yang silih berganti.



    Antusiasme tidak surut ketika rombongan tiba di Alun-alun Sangkala Buana. Kawasan tersebut dipadati warga yang ingin menyaksikan rangkaian pertunjukan seni dan budaya di panggung utama. Acara ini tidak hanya diikuti oleh 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat, tetapi juga delegasi seni dari Jakarta, Tegal, dan Brebes.


    Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk keluarga besar kasultanan dan masyarakat Cirebon. Menurutnya, kirab budaya ini bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan upaya membangun jembatan antara masa lalu dan masa depan.



    "Ini adalah rangkaian pagelaran napak tilas Padjadjaran melalui Kirab Mahkota Binokasih. Yang paling utama adalah bagaimana kita membangun jembatan antara masa lalu dan masa depan. Masa lalu itu filosofi, histori, dan ideologi. Sedangkan masa depan adalah tantangan yang harus diwujudkan bersama," ujarnya.


    Gubernur juga menegaskan bahwa pembangunan daerah harus memiliki karakter dan berpijak pada budaya sendiri. Ia menyebut Cirebon sebagai miniatur pluralisme Indonesia. "Cirebon adalah kota yang terbuka, mempertemukan pemahaman agama, sejarah, dan alam. Dari kota ini kita belajar tentang Islam yang inklusif dan penuh nilai kewalian," katanya. Ia pun berkomitmen mendorong penataan kota yang tetap menjaga identitas budaya, misalnya dengan memasang gapura-gapura budaya di setiap gang.



    Sementara itu, Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan kirab yang berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. "Alhamdulillah kita bersama-sama sudah menyaksikan kirab budaya yang luar biasa. Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Kota Cirebon, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Jawa Barat atas perhatian dan dukungannya," ujarnya.


    Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Cirebon ingin terus membangun dan menata kota dengan tetap menjaga nilai budaya serta identitas daerah. Kegiatan seperti Milangkala Tatar Sunda dinilainya sebagai momentum untuk memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap warisan sejarah, sekaligus fondasi pembangunan Kota Cirebon di masa depan.


    Acara yang turut mengangkat simbol Mahkota Binokasih sebagai penghormatan terhadap warisan luhur Padjadjaran ini juga berdampak positif bagi peningkatan pariwisata dan ekonomi kreatif lokal, meskipun sempat menyebabkan lonjakan sampah, tetapi petugas kebersihan Kota Cirebon segera membersihkannya setelah acara selesai. (Red)


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Terimakasih Telah Berkunjung Di JEJAK HUKUM - Akurat Tegas Dan Terpercaya

    Terimakasih Telah Berkunjung Di JEJAK HUKUM - Akurat Tegas Dan Terpercaya ?&max-results=10'>+