• Jelajahi

    AlekSafriGROUP © JEJAK HUKUM
    Best Viral Premium Blogger Templates
    TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG MEDIA ONLINE MATAZAHWA

    JEJAK HUKUM

    Selamat Berkunjung - Media Online - JEJAKHUKUM.COM - Akurat ,Tegas Dan Terpercaya

    RI-Yordania Sepakati Langkah Strategis Perkuat Stabilitas Kawasan melalui Kerja Sama Militer

    Kamis, 14 Mei 2026, Mei 14, 2026 WIB Last Updated 2026-05-13T18:10:48Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    JAKARTA, JEJAK HUKUM – Kunjungan Duta Besar Kerajaan Yordania untuk Indonesia, H.E. Sudqi Al Omoush, di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, pada Rabu, 6 Mei 2026, disambut oleh Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin.


    Pertemuan tersebut bertujuan menjalin kerja sama militer dan industri pertahanan antara Indonesia dan Yordania. Pada kesempatan ini, Menhan RI menegaskan bahwa Yordania merupakan mitra strategis bagi Indonesia mengingat posisi geopolitiknya yang memiliki kemampuan menjaga stabilitas kawasan penuh tantangan.


    Pertemuan bilateral ini menjadi langkah kedua negara untuk bermitra strategis dalam meningkatkan intensitas kerja sama di sektor pertahanan dan militer.


    "Dalam pertemuan ini, kami membahas sejumlah agenda kerja sama pertahanan, seperti pendidikan militer, kerja sama antarmatra, serta peluang peningkatan kapasitas sumber daya pertahanan kedua negara," ujar Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin dilansir dari Antara News pada Kamis (7/5).


    Indonesia menyambut baik komitmen Kerajaan Yordania dalam mendukung profesionalisme prajurit TNI melalui kerja sama konkret dan saling menguntungkan. Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengaku optimis kerja sama militer dan industri pertahanan akan berjalan lancar karena Indonesia dan Yordania memiliki sejarah hubungan baik yang cukup panjang.


    Kunjungan tersebut menandai babak baru dalam hubungan pertahanan dan militer Indonesia-Yordania untuk semakin solid dan memberikan kontribusi nyata bagi stabilitas dan keamanan internasional, kemajuan industri pertahanan, pengadaan alutsista, serta peningkatan SDM para personel.


    Dalam pertemuan ini, Menhan RI turut didampingi oleh Irjen Kemhan, Kabaloghan Kemhan, serta Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo dari pihak Indonesia. Sementara itu, Duta Besar Kerajaan Yordania untuk Indonesia, H.E. Sudqi Al Omoush, turut didampingi oleh Defence Attaché Yordania.


    Pertemuan tersebut bukan sekadar kunjungan kehormatan (courtesy call) biasa, melainkan langkah mempererat hubungan bilateral Indonesia-Yordania.


    Selain kerja sama militer dengan Yordania, Indonesia juga menjalin kerja sama militer dengan negara lain, seperti Singapura dan Jepang.

    ✓ Kunjungan kehormatan Singapura diwakili oleh Chief of Army Singapore Army, Mayor Jenderal Cai Dexian, di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, pada Senin, 4 Mei 2026. Agenda pertemuan tersebut merupakan upaya memperkuat hubungan bilateral melalui kerja sama militer demi stabilitas keamanan di kawasan Asia Tenggara.

    ✓ Kerja sama dengan Jepang diwakili oleh Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi yang telah menandatangani kesepakatan penting Defense Cooperation Agreement (DCA) atau kesepakatan kerja sama pertahanan. Penandatanganan DCA tersebut diselenggarakan dalam acara bertajuk "Indonesia-Jepang Defense Ministers Meeting" tahun 2026 di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat, pada Senin, 4 Mei 2026.


    Momentum ini diharapkan menjadi upaya memperkuat hubungan Indonesia dengan negara-negara dunia di tengah situasi global yang semakin kompleks. Kerja sama di bidang pertahanan dan militer ini menjadi komitmen untuk bertransformasi bersama demi menghadapi tantangan keamanan di masa depan, khususnya untuk stabilitas keamanan di kawasan masing-masing. (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Terimakasih Telah Berkunjung Di JEJAK HUKUM - Akurat Tegas Dan Terpercaya

    Terimakasih Telah Berkunjung Di JEJAK HUKUM - Akurat Tegas Dan Terpercaya ?&max-results=10'>+