KARAWANG JEJAK HUKUM – Dugaan perilaku tidak pantas yang menyeret Kepala Desa Cikampek Timur berinisial K memicu kemarahan warga. Sejumlah warga mendatangi Kantor Desa Cikampek Timur, Kecamatan Cikampek, pada Sabtu (18/7/2026), menuntut penjelasan dan tindakan atas dugaan yang dinilai telah mencederai kepercayaan publik.
Aksi warga dipicu oleh dugaan bahwa kepala desa tersebut beberapa kali bermalam di rumah seorang perempuan berstatus janda. Menurut warga, kejadian itu bukan lagi sekadar isu, melainkan telah menjadi pembicaraan luas di tengah masyarakat dan dinilai mencoreng marwah pemerintahan desa.
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cikampek Timur, Agus Mustofa, membenarkan pihaknya menerima laporan masyarakat dan telah memfasilitasi klarifikasi.
«"Masyarakat datang menyampaikan aspirasi kepada BPD terkait dugaan tersebut. Kami kemudian melakukan musyawarah dan meminta klarifikasi kepada kepala desa," ujar Agus.»
Warga mengaku beberapa kali melihat kepala desa mendatangi rumah perempuan tersebut hingga dini hari. Dugaan itu semakin menguat di mata warga karena sepeda motor operasional desa jenis Honda PCX maupun mobil pribadi kepala desa disebut kerap terparkir di lokasi.
Bagi warga, persoalan ini tidak hanya menyangkut kehidupan pribadi, tetapi juga integritas seorang pejabat publik yang memegang amanah masyarakat. Mereka menilai seorang kepala desa dituntut menjaga sikap, etika, dan kepercayaan publik.
"Seorang kepala desa seharusnya menjadi teladan, bukan justru menimbulkan polemik yang meresahkan masyarakat," ungkap salah seorang warga.
Warga mendesak Pemerintah Kecamatan Cikampek dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karawang untuk menindaklanjuti laporan tersebut secara objektif dan transparan. Mereka berharap seluruh fakta dapat diungkap agar tidak menimbulkan spekulasi yang semakin berkembang di tengah masyarakat.(Han)


