KARAWANG, JEJAK HUKUM – Air Sungai Cibeet yang terletak di Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, mendadak berubah warna menjadi hitam pekat dan mengeluarkan bau yang sangat menyengat. Warga menduga kondisi ini disebabkan oleh pencemaran limbah industri. Akibatnya, tidak hanya banyak ikan yang mati, tetapi juga sejumlah hewan ternak milik warga, termasuk domba, dilaporkan ikut mati diduga setelah meminum air dari sungai tersebut.
Sungai Cibeet yang dahulu airnya jernih kini berubah drastis. Bau menyengat yang ditimbulkan membuat warga sekitar merasa tidak nyaman dan khawatir akan dampak kesehatannya.
Kimung, seorang warga setempat, mengatakan bahwa kondisi ini sudah berlangsung selama dua bulan terakhir. Ia menduga perubahan warna air berkaitan erat dengan limbah industri yang dibuang ke aliran sungai.
Kimung juga menjelaskan bahwa selama ini warga sangat menggantungkan hidup pada Sungai Cibeet untuk memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari. Namun, kini mereka tidak lagi berani menggunakannya, karena selain baunya yang tidak sedap, air sungai juga diketahui menyebabkan gatal-gatal pada kulit.
"Dampaknya bukan hanya sering terlihatnya ikan-ikan yang mati, tetapi juga sejumlah hewan ternak, termasuk domba, ikut mati setelah meminum air sungai tersebut," pungkasnya.
Menghadapi situasi ini, warga mendesak pemerintah dan instansi terkait untuk segera menelusuri sumber pencemaran, melakukan uji kualitas air, serta menindak tegas pihak-pihak yang terbukti bertanggung jawab atas pencemaran sungai tersebut. (Han)


