DENPASAR, JEJAK HUKUM – Peta kekuatan industri media di Pulau Dewata memasuki babak baru. Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Provinsi Bali resmi terbentuk untuk periode 2026–2031 dengan jurnalis senior IGMB Dwikora Putra sebagai nahkoda.
Kepengurusan ini bukan sekadar formalitas. Surat Keputusan (SK) dari AMKI Pusat Nomor 007/SK AMKI-Prov/PP/II/2026 yang diteken langsung oleh Ketua Umum Tundra Meliala dan Sekjen Dadang Rachmat menjadi penanda kuat bahwa Bali diproyeksikan sebagai salah satu motor penggerak konvergensi media di daerah.
Terpilih secara aklamasi dalam rapat anggota pada 31 Januari 2026, Dwikora langsung tancap gas menyusun barisan. Ia didampingi oleh Sekretaris I Made Arnyana dan Bendahara K. Andiawan, serta jajaran bidang strategis yang menyasar isu-isu krusial: transformasi digital, peningkatan kualitas SDM, advokasi pers, hingga penguatan bisnis media.
Suasana optimisme terasa saat deklarasi di Kantor Harian Warta Bali, Jalan Kepundung, Denpasar, Jumat (20/2).
"AMKI Bali harus menjadi ruang kolaborasi media lintas platform, baik cetak, elektronik, online, hingga multimedia. Tantangan disrupsi teknologi tidak bisa dihadapi sendiri-sendiri," tegas Dwikora.
Nama Dwikora sendiri bukan sosok baru di dunia pers. Ia dua periode memimpin Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali, kini menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Bali, dan dikenal sebagai figur yang turut melahirkan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bali pada tahun 2017.
Dengan rekam jejak tersebut, AMKI Bali menargetkan lima program prioritas:
1. Memperkuat organisasi media lintas platform
2. Mengadakan pelatihan digitalisasi dan peningkatan kompetensi
3. Melakukan advokasi kebijakan yang pro-kebebasan pers
4. Membangun kemitraan strategis dengan pemerintah hingga sektor swasta
5. Meningkatkan literasi media di masyarakat
Lebih dari sekadar organisasi, AMKI Bali diharapkan menjadi "rumah besar" bagi pelaku industri media yang sedang beradaptasi dengan perubahan zaman.
"Tujuan akhirnya adalah ekosistem media yang sehat, berkelanjutan, dan berintegritas. Jika medianya kuat, maka kualitas informasi untuk publik juga akan semakin baik," ujar Dwikora.
Dengan terbentuknya kepengurusan ini, AMKI Bali menegaskan diri sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan industri media yang adaptif dan inovatif di Pulau Dewata. (Red)
