• Jelajahi

    AlekSafriGROUP © JEJAK HUKUM
    Best Viral Premium Blogger Templates
    TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG MEDIA ONLINE MATAZAHWA

    JEJAK HUKUM

    Selamat Berkunjung - Media Online - JEJAKHUKUM.COM - Akurat ,Tegas Dan Terpercaya

    Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ferran Torres Pahlawan di Laga Final Penuh Drama

    Selasa, 21 Juli 2026, Juli 21, 2026 WIB Last Updated 2026-07-20T20:03:47Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    KARAWANG, JEJAK HUKUM — Tim nasional Spanyol resmi dinobatkan sebagai kampiun Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 dalam laga final yang berlangsung di Stadion MetLife, New York, New Jersey, Amerika Serikat, pada Senin (20/7) dini hari WIB.


    Gol tunggal Ferran Torres pada babak tambahan waktu memastikan La Roja mengangkat trofi untuk kedua kalinya setelah terakhir kali menjadi juara pada edisi 2010 di Afrika Selatan. Kemenangan ini sekaligus mengakhiri penantian gelar dunia selama 16 tahun bagi publik Spanyol.



    Drama Perpanjangan Waktu dan Hujan Kartu Merah


    Pertandingan berjalan sangat alot sejak peluit pertama dibunyikan. Spanyol yang tampil dominan sejak awal laga terus menggempur pertahanan Argentina, namun sejumlah peluang emas melalui Lamine Yamal, Mikel Oyarzabal, Dani Olmo, dan Nico Williams berhasil digagalkan oleh kiper Emiliano Martinez yang tampil gemilang sepanjang 90 menit waktu normal.


    Ketegangan memuncak di pengujung waktu normal saat gelandang Argentina, Enzo Fernandez, harus meninggalkan lapangan lebih awal akibat menerima kartu kuning kedua. Unggul jumlah pemain, Spanyol akhirnya memecah kebuntuan pada babak kedua perpanjangan waktu. Tepat pada menit ke-106, Ferran Torres yang berdiri bebas di depan gawang sukses menyelesaikan peluang menjadi gol dan membawa Spanyol unggul 1-0.



    Situasi panas tidak berakhir di situ. Setelah wasit meniup peluit panjang, penggawa Argentina lainnya, Leandro Paredes, turut diganjar kartu merah oleh pengadil lapangan. Argentina gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan, dan Spanyol pun menutup laga dengan kemenangan yang memastikan diri sebagai penguasa baru sepak bola dunia.


    Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Argentina yang gagal mewujudkan misi mempertahankan gelar juara atau back-to-back yang mereka raih empat tahun silam di Qatar.



    Drama 10 Gol di Perebutan Tempat Ketiga


    Sementara itu, pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 yang berlangsung sehari sebelumnya di Hardrock Stadium, Miami, Amerika Serikat, pada Minggu (19/7) dini hari WIB, menyajikan spektakel 10 gol. Inggris sukses mengalahkan Prancis dengan skor 6-4 berkat hattrick Bukayo Saka.


    Pertandingan baru berjalan dua menit, Inggris sudah bisa membuka keunggulan melalui Declan Rice. Ezri Konsa menggandakan skor pada menit 18 melalui sundulan memanfaatkan umpan sepak pojok Rice. Bukayo Saka mencetak dua gol sebelum babak pertama berakhir untuk membawa Inggris unggul 4-0 saat turun minum.



    Memasuki babak kedua, Prancis yang melakukan perombakan pemain hampir bangkit. Kylian Mbappe mencetak brace (dua gol), sementara Bradley Barcola dan Ousmane Dembele juga menyumbangkan satu gol masing-masing untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 4-3 dan 5-4. Namun, gol penalti Saka di menit 85 yang melengkapi hattricknya serta gol Jude Bellingham di detik-detik akhir memastikan kemenangan 6-4 bagi Inggris.


    Pecah Rekor Sana-sini


    Laga perebutan tempat ketiga tersebut mencatatkan sejumlah rekor bersejarah. Untuk Inggris, ini adalah kali pertama Tim Tiga Singa bisa finis di posisi ketiga Piala Dunia, menjadi capaian terbaik mereka setelah terakhir jadi kampiun di tahun 1966.


    Jude Bellingham memecahkan rekor sebagai pemain Inggris dengan gol terbanyak di satu edisi Piala Dunia dengan tujuh gol, melewati rekor Harry Kane yang mencetak enam gol di dua edisi. Bukayo Saka menjadi pemain Inggris keempat yang mencetak hattrick di Piala Dunia, setelah Geoff Hurst, Gary Lineker, dan Harry Kane. Inggris juga mencatatkan 12 pencetak gol berbeda di Piala Dunia 2026, menjadi angka terbaik mengalahkan 11 pencetak gol di Piala Dunia 1966.


    Dari kubu Prancis, Michael Olise memecahkan rekor sebagai pemain dengan assist terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia dengan tujuh assist, melewati catatan Pele dengan enam assist. Sementara itu, Kylian Mbappe menjadi top skor Piala Dunia sepanjang masa dengan 22 gol, membayangi Lionel Messi yang mengoleksi 20 gol.


    Laga tersebut pun menjadi pertandingan dengan gol terbanyak di perebutan posisi ketiga dalam sejarah Piala Dunia, melewati catatan Prancis kontra Jerman pada 1958 dengan hasil akhir 6-3.


    Dengan demikian, Piala Dunia 2026 ditutup dengan Spanyol sebagai juara dunia untuk kedua kalinya, sementara Argentina harus puas sebagai runner-up, dan Inggris meraih peringkat ketiga setelah mengalahkan Prancis dalam laga yang penuh rekor. (Red)


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Terimakasih Telah Berkunjung Di JEJAK HUKUM - Akurat Tegas Dan Terpercaya

    Terimakasih Telah Berkunjung Di JEJAK HUKUM - Akurat Tegas Dan Terpercaya ?&max-results=10'>+