• Jelajahi

    AlekSafriGROUP © JEJAK HUKUM
    Best Viral Premium Blogger Templates
    TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG MEDIA ONLINE MATAZAHWA

    JEJAK HUKUM

    Selamat Berkunjung - Media Online - JEJAKHUKUM.COM - Akurat ,Tegas Dan Terpercaya

    Dari Jembatan Perintis Hingga Patroli Anti-Begal, Ini Segudang Program Dandim Karawang di 100 Hari Pertama

    Selasa, 11 Agustus 2026, Agustus 11, 2026 WIB Last Updated 2026-08-11T16:55:43Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    KARAWANG, JEJAK HUKUM — Kodim 0604/Karawang mengerahkan pasukan untuk patroli gabungan dalam memberantas aksi begal dan peredaran obat-obatan terlarang, khususnya tramadol, di wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Komandan Kodim (Dandim) 0604/Karawang, Letkol Inf Nanda Siswanto, menegaskan komitmennya untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat sejak awal menjabat.


    "Kami siap membantu pihak kepolisian dan pemerintah daerah dalam memberantas begal melalui patroli gabungan ke titik-titik rawan. Sejak pertama saya menjabat, saya sudah mendeklarasikan bahwa Kodim 0604 Karawang akan concern terhadap patroli begal dan peredaran obat terlarang, khususnya tramadol," ujar Nanda di Karawang, Selasa (11/8).


    Patroli dilakukan secara rutin dan acak (random), terutama pada Jumat malam dan malam akhir pekan, dengan sasaran difokuskan di wilayah pelosok dan titik rawan, termasuk kecamatan terluar seperti Rengasdengklok, Cibuaya, Rawamerta, hingga Cikampek. Dalam pelaksanaannya, Kodim bersinergi dengan berbagai unsur, mulai dari kepolisian, Satpol PP, hingga organisasi kepemudaan Karang Taruna.


    "Fokusnya adalah mempersempit ruang gerak begal. Kami juga membubarkan kerumunan-kerumunan kecil yang berpotensi menjadi tempat munculnya kegiatan pembegalan," jelasnya.


    Selain pemberantasan begal, perhatian khusus juga diberikan terhadap peredaran tramadol yang diakui Nanda semakin sulit dideteksi karena pelaku menggunakan modus sistem 'tempel'. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kodim melakukan penyisiran bersama Satpol PP terhadap sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat penjualan obat keras, termasuk warung yang menjual produk obat atau jamu tertentu yang berpotensi disalahgunakan. Pendekatan persuasif juga dilakukan kepada kelompok anak muda yang kerap berkumpul pada malam hari.


    "Kalau ada anak-anak muda yang malam hari berkerumun, kita datangi secara persuasif. Kita tanya kegiatannya apa dan sebagainya. Kita berikan sosialisasi sehingga mereka berpikir kembali untuk tidak menggunakan obat tersebut," tambah Nanda.


    Komandan Kodim juga memberikan peringatan keras kepada seluruh jajarannya agar tidak terlibat dalam peredaran tramadol. Ia menegaskan tidak akan memberikan toleransi apabila terdapat oknum anggota Kodim 0604/Karawang yang terbukti terlibat.


    "Apabila ada oknum dari Kodim 0604 Karawang yang terlibat dalam permainan peredaran obat terlarang, saya akan bertindak tegas. Langsung akan kita proses dengan hukum yang berlaku," tegasnya.


    Di sisi lain, selama 100 hari menjabat, Letkol Inf Nanda Siswanto menyebut pihaknya telah menjalankan sejumlah program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Beberapa capaian yang telah direalisasikan antara lain pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Kecamatan Jatisari yang merupakan bantuan Presiden RI melalui TNI Angkatan Darat, serta pembangunan jembatan lain di Kecamatan Cilamaya yang masih dalam proses pengerjaan. Kodim juga telah membangun delapan sumur bor yang tersebar di sejumlah kecamatan untuk membantu masyarakat menghadapi potensi kekeringan saat musim kemarau.


    "Alhamdulillah di 100 hari saya menjabat sebagai Dandim 0604 Karawang, kita telah melakukan banyak pembangunan," ucapnya.


    Selain infrastruktur, Kodim 0604/Karawang juga melakukan renovasi panti asuhan di Kecamatan Klari serta pendampingan terhadap sektor pertanian untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan, terutama dalam menghadapi kondisi musim kemarau. Nanda menekankan bahwa upaya mempersempit ruang kejahatan bukan hanya tugas aparat keamanan, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.


    "Kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat dinilai penting untuk menciptakan kondisi Karawang yang aman dan kondusif," pungkasnya. (Red)


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Terimakasih Telah Berkunjung Di JEJAK HUKUM - Akurat Tegas Dan Terpercaya

    Terimakasih Telah Berkunjung Di JEJAK HUKUM - Akurat Tegas Dan Terpercaya ?&max-results=10'>+